Portal Pembelajaran Daring | Mata Pelajaran: Sejarah
Pengampu: Musku Aini, S.Pd.
Pada periode ini, Indonesia mengadopsi sistem pemerintahan kabinet parlementer di mana Perdana Menteri menjabat sebagai kepala pemerintahan dan Presiden hanya sebagai kepala negara. Ciri khas periode ini adalah seringnya terjadi pergantian kabinet akibat tingginya rivalitas politik antarpartai, yang menyebabkan jalannya pemerintahan kurang stabil.
Diawali dengan dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959. Pada masa ini, kekuasaan politik berpusat pada kepemimpinan Presiden Sukarno. Kebijakan nasional menitikberatkan pada penyatuan ideologi (NASAKOM) serta pelaksanaan politik luar negeri yang konfrontatif dan berorientasi pada gerakan non-blok.
Di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto, fokus utama ditujukan pada stabilitas politik dan pembangunan ekonomi nasional melalui program Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita). Pemerintahan berpusat pada eksekutif dengan kendali ketat terhadap organisasi politik dan kemasyarakatan.
Dimulai pasca jatuhnya Orde Baru, ditandai dengan pembatasan masa jabatan presiden, kebebasan pers, desentralisasi kekuasaan (otonomi daerah), serta pelaksanaan Pemilu secara langsung untuk memilih anggota legislatif dan presiden/wakil presiden.
Isi identitas dan kuis di bawah ini. Hasil jawaban akan otomatis terformat dan terkirim ke WhatsApp Guru Pengampu.