Materi: Organisasi Pergerakan Nasional Indonesia
Guru Pengampu: Musku Aini, S.Pd.
Masa Pergerakan Nasional (1908–1942) adalah era beruabahnya strategi perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajahan Hindia Belanda. Jika sebelumnya perjuangan bersifat kedaerahan dan mengandalkan senjata fisik, pada periode ini perjuangan dilakukan secara modern melalui pergerakan organisasi, ideologi, penerbitan media massa, serta diplomasi politik.
Faktor Pendorong:
Didirikan oleh Dr. Soetomo dan para mahasiswa STOVIA atas gagasan Dr. Wahidin Soedirohoesodo. Budi Utomo berfokus pada kemajuan pendidikan, kebudayaan, dan sosial di wilayah Jawa dan Madura. Lahirnya Budi Utomo menjadi tonggak dimulainya Pergerakan Nasional, sehingga tanggal 20 Mei diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional.
Didirikan oleh H. Samanhudi di Surakarta dengan nama awal Sarekat Dagang Islam (SDI) untuk melindungi pedagang batik pribumi dari monopoli pedagang Tionghoa. Pada tahun 1912, di bawah kepemimpinan H.O.S. Tjokroaminoto, namanya diubah menjadi Sarekat Islam (SI) agar jangkauannya lebih luas mencakup bidang sosial, ekonomi, dan politik berdasarkan asas keislaman.
Merupakan organisasi politik pertama di Indonesia yang secara terang-terangan menyerukan kemerdekaan dan bersifat radikal. Didirikan di Bandung oleh Tiga Serangkai: E.F.E. Douwes Dekker (Danudirdja Setiabudi), Cipto Mangunkusumo, dan Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara). Slogan utamanya adalah "Indie los van Holland" (Hindia bebas dari Belanda).
Isilah identitas diri Anda dengan lengkap, lalu jawablah 10 pertanyaan esai di bawah ini secara mandiri dan jujur!