SMA PGRI 2 JAMBI

Mid Semester Ganjil Geografi Kelas X (Fase E) - Bab 1

Guru Pengampu: Musku Aini, S.Pd.
Pembelajaran Daring Interaktif | Total Nilai: 100 Poin
Sisa Waktu Ujian: 30:00

Soal 1 (Level C4 - Analisis | 10 Poin)

Bencana tanah longsor menyebabkan jalan utama penghubung antar-kecamatan terputus total selama beberapa hari. Akibatnya, distribusi bahan pangan terhambat dan harga kebutuhan pokok di kecamatan yang terisolasi melonjak drastis. Analisislah fenomena tersebut menggunakan konsep keterjangkauan dan konsep keterkaitan ruang! Apa solusi geospasial jangka pendek yang dapat diterapkan untuk mengatasi masalah tersebut?

Soal 2 (Level C4 - Analisis | 10 Poin)

Wilayah pesisir pantai dikembangkan oleh pemerintah daerah menjadi kawasan wisata bahari dan sentra perikanan tangkap, sedangkan wilayah pegunungan dikembangkan menjadi kawasan agrowisata dan perkebunan teh. Analisislah fenomena tersebut berdasarkan konsep diferensiasi area dan konsep nilai kegunaan! Mengapa suatu wilayah tidak bisa disamaratakan fungsi pengembangannya?

Soal 3 (Level C4 - Analisis | 10 Poin)

Kota Jambi mengalami genangan air dan banjir alur sungai saat hujan deras berdurasi panjang. Banjir ini diduga kuat terjadi akibat penyempitan daerah aliran sungai (DAS) di wilayah hulu serta tingginya alih fungsi lahan resapan air menjadi kawasan permukiman di wilayah hilir. Bandingkan bagaimana pendekatan kelingkungan (ekologi) dan pendekatan kompleks wilayah memandang serta memecahkan masalah banjir tersebut!

Soal 4 (Level C3 - Aplikasi | 10 Poin)

Fenomena iklim El Nino menyebabkan kemarau panjang yang berdampak pada penurunan debit air waduk, kegagalan panen tanaman padi, hingga penurunan pasokan energi listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Terapkan prinsip interelasi untuk menjelaskan hubungan sebab-akibat antarfenomena geosfer pada kasus tersebut secara logis dan terstruktur!

Soal 5 (Level C3 - Aplikasi | 10 Poin)

Erupsi gunung api membawa dampak ganda bagi kehidupan di sekitarnya. Di satu sisi merusak infrastruktur dan mengancam keselamatan, namun di sisi lain dapat menyuburkan tanah pertanian dalam jangka panjang. Klasifikasikan dampak erupsi gunung api tersebut ke dalam aspek fisik (kebumian) dan aspek sosial (kependudukan/ekonomi)! Jelaskan pula bagaimana aspek fisik pada akhirnya memengaruhi kondisi sosial masyarakat.

Soal 6 (Level C4 - Analisis | 10 Poin)

Kawasan pinggiran kota yang semula merupakan lahan pertanian produktif kini secara masif beralih fungsi menjadi kawasan industri dan perumahan komersial. Fenomena ini memicu berbagai persoalan lingkungan dan sosial. Analisislah fenomena alih fungsi lahan tersebut berdasarkan objek formal geografi dengan merumuskan pertanyaan analisis menggunakan prinsip 5W + 1H (What, Where, When, Why, Who, How)!

Soal 7 (Level C3 - Aplikasi | 10 Poin)

Di kawasan dataran rendah sepanjang aliran sungai besar, pemukiman penduduk cenderung membujur mengikuti alur sungai (memanjang). Sementara di kawasan lereng pegunungan terjal, pemukiman terpencil memencar di spot-spot lahan datar. Terapkan konsep pola dan konsep morfologi untuk menjelaskan alasan mengapa pola sebaran permukiman pada kedua wilayah tersebut berbeda!

Soal 8 (Level C4 - Analisis | 10 Poin)

Seorang peneliti geografi mengkaji Kabupaten Kerinci yang memiliki potensi tanah vulkanik subur untuk pertanian komoditas teh dan kayu manis, namun di sisi lain memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana tanah longsor dan gempa bumi. Analisislah bagaimana peneliti tersebut menerapkan prinsip korologi untuk menyusun gambaran secara menyeluruh (komprehensif) terkait potensi dan risiko wilayah tersebut!

Soal 9 (Level C3 - Aplikasi | 10 Poin)

Perkembangan pesat suatu kota sering kali diwarnai oleh munculnya masalah kemacetan lalu lintas, minimnya Ruang Terbuka Hijau (RTH), dan penumpukan sampah di lokasi-lokasi strategis. Terapkan pendekatan keruangan (spasial) untuk menganalisis distribusi penataan ruang kota dan memberikan rekomendasi perbaikan tata ruang!

Soal 10 (Level C4 - Analisis | 10 Poin)

Wilayah pedesaan bertindak sebagai penyedia bahan pangan segar dan tenaga kerja, sedangkan wilayah perkotaan bertindak sebagai penyedia barang hasil industri dan jasa layanan kesehatan/pendidikan. Analisislah fenomena interaksi tersebut menggunakan konsep keterkaitan keruangan! Apa dampak positif dan negatif dari keterkaitan keruangan ini bagi pembangunan wilayah desa maupun kota?