PEMBERITAHUAN: Pembelajaran dilaksanakan secara DARING (ONLINE) sehubungan dengan situasi Kabut Asap di Jambi.

SMA PGRI 2 JAMBI

Pembelajaran Daring Geografi Kelas XI / XII

Guru Pengampu:

Nia Wulandari, S.Pd.

1

Identitas Peserta Didik

Isi data diri Anda dengan benar sebelum membaca materi dan mengerjakan LKPD.

Mata Pelajaran Geografi

Indikator Keberhasilan Pembangunan

Pembangunan ekonomi dan wilayah tidak hanya diukur dari banyaknya fisik bangunan, melainkan melalui berbagai dimensi indikator terukur yang mencerminkan kesejahteraan masyarakat secara komprehensif.

1. Pendapatan Per Kapita (Per Capita Income)

Pendapatan Per Kapita adalah besarnya pendapatan rata-rata penduduk di suatu negara atau daerah. Nilai ini diperoleh dari hasil pembagian Pendapatan Nasional Bruto (GNP/PDB) dengan Jumlah Total Penduduk pada tahun tertentu.

Pendapatan Per Kapita = Total Pendapatan Nasional / Jumlah Penduduk
  • Fungsi: Mengukur tingkat kemakmuran dan standar hidup rata-rata masyarakat.
  • Keterbatasan: Tidak menggambarkan pemerataan distribusi pendapatan. Suatu negara bisa memiliki pendapatan per kapita tinggi tetapi kesenjangan sosialnya tetap lebar.

2. Perubahan Struktur Ekonomi

Keberhasilan pembangunan ditandai oleh pergeseran atau pembaruan struktur ekonomi suatu negara seiring kemajuan teknologi dan peningkatan SDM:

Ekonomi Agraris Didominasi oleh sektor pertanian/sektor primer. Umumnya dialami negara berkembang pada tahap awal.
Ekonomi Industri Beralih ke pengolahan barang/sektor sekunder. Nilai tambah produk meningkat signifikan.
Ekonomi Jasa Didominasi oleh sektor tersier (jasa, teknologi, keuangan). Ciri khas negara maju dengan produktivitas tinggi.

3. Urbanisasi

Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari kawasan perdesaan ke kawasan perkotaan atau perubahan proporsi penduduk yang tinggal di kota.

Dampak Positif Pembangunan: Urbanisasi yang terencana mencerminkan tumbuhnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi, tersedianya lapangan kerja modern, serta konsentrasi infrastruktur dan layanan publik (pendidikan, kesehatan).

Catatan Penting: Urbanisasi yang tidak terkendali tanpa diimbangi lapangan kerja dapat memicu pemukiman kumuh (slum area) dan masalah sosial.

4. Angka Tabungan (Saving Rate)

Tingkat tabungan masyarakat maupun pemerintah berbanding lurus dengan pembentukan modal (capital formation).

Masyarakat yang memiliki tingkat pendapatan melampaui kebutuhan konsumsi dasar akan menyisihkan sebagian pendapatannya ke dalam bentuk tabungan/investasi. Tabungan yang tinggi dialokasikan oleh lembaga keuangan untuk modal usaha dan investasi pembangunan nasional.

5. Indeks Kualitas Hidup (Physical Quality of Life Index - PQLI / IKHD)

Dikenalkan oleh Morris D. Morris, PQLI mengukur tingkat kesejahteraan fisik masyarakat non-ekonomi berdasarkan 3 indikator utama (skala 1 - 100):

Angka Kematian Bayi
(Infant Mortality Rate)
Angka Harapan Hidup pada Usia 1 Tahun
(Life Expectancy at Age 1)
Tingkat Melek Huruf
(Literacy Rate)

6. Indeks Pembangunan Manusia (Human Development Index - HDI / IPM)

Diperkenalkan oleh UNDP (PBB), IPM/HDI adalah indikator standar internasional yang paling komprehensif untuk mengukur capaian pembangunan manusia berbasis 3 dimensi dasar:

1. Umur Panjang & Sehat Diukur dengan Angka Harapan Hidup Saat Lahir (Life Expectancy at Birth).
2. Pengetahuan & Pendidikan Diukur dengan Rata-rata Lama Sekolah (Mean Years of Schooling) & Harapan Lama Sekolah (Expected Years of Schooling).
3. Standar Hidup Layak Diukur dengan Pengeluaran Per Kapita Disesuaikan (Gross National Income per capita).

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

Kerjakan 10 soal pilihan ganda berikut. Setiap soal bernilai 10 poin (Total 100 Poin).

10 Soal • Total Skor 100