KOTA JAMBI — Dalam upaya memastikan proses kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung optimal di tengah kondisi darurat kualitas udara, majelis guru SMA PGRI 2 Kota Jambi kembali menggelar Pelatihan Pembuatan Materi Pembelajaran, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), dan Asesmen Belajar Berbasis HTML dan CSS.
Pelatihan ini dilaksanakan sebagai langkah responsif sekolah menyikapi fenomena kabut asap yang saat ini sedang melanda kawasan Kota Jambi dan sekitarnya. Sebagaimana kebijakan yang ditetapkan demi menjaga kesehatan peserta didik, proses pembelajaran dialihkan secara daring melalui sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Pelatihan teknologi informasi ini merupakan kali kedua yang diselenggarakan oleh pihak sekolah guna memperkuat kesiapan teknis para pendidik.
Hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Solbi, S.Pd., M.Pd., yang merupakan salah satu pengurus yayasan di YPLP PGRI Provinsi Jambi sekaligus pakar dalam pengembangan media pembelajaran berbasis digital. Dalam pemaparannya, beliau membimbing para guru secara langsung untuk merancang tampilan materi ajar interaktif, format LKPD digital yang responsif, hingga penyusunan kuis dan asesmen mandiri yang menarik menggunakan bahasa pemformatan HTML dan CSS sederhana.
Sementara itu, Kepala SMA PGRI 2 Kota Jambi, Dr. H. Darma Putra, M.PKim., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas semangat dan dedikasi para guru yang terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi demi kepentingan para siswa. Beliau menegaskan bahwa kesehatan serta hak belajar para siswa harus menjadi prioritas utama yang berjalan selaras.
Dalam arahannya, Dr. H. Darma Putra, M.PKim. mengimbau seluruh tenaga pendidik untuk memaksimalkan seluruh hasil pelatihan ini ke dalam ekosistem platform website resmi sekolah.
Dengan diselenggarakannya pelatihan tahap kedua ini, SMAS PGRI 2 Kota Jambi membuktikan komitmennya kepada masyarakat dan orang tua murid bahwa sekolah selalu siap menghadapi berbagai tantangan situasi, menjaga kualitas mutu pembelajaran, serta terus melangkah menuju digitalisasi pendidikan secara berkelanjutan.